Wednesday, December 7, 2016
On 3:09 AM by ameliatan in AGEN DOMINO QQ ONLINE, AGEN POKER, BANDAR CEME ONLINE, CAPSA SUSUN, SOLUSI JUDI POKER ONLINE TERBAIK No comments
Rachmawati Soekarnoputri mengaku tak pernah melakukan aksi makar terhadap pemerintah. Rencana aksi yang akan digelar olehnya di depan gedung DPR/MPR hanya sebagai upaya menyampaikan aspirasi untuk meminta pemerintah kembali kepada UUD 1945.
Liburan natal Pergi.com bagi2 diskon Rp 100,000Putri ketiga Presiden RI pertama Soekarno ini menilai pemerintah saat ini sudah mulai jauh dari jalur UUD 1945. Menurutnya saat ini konstitusi negara mulai beralih kepada konsep liberal kapitalistik.
"Yang saya lihat dari perjalanan pemerintah saat ini akibat dari amandemen yang ditandatangani langsung oleh Megawati. (Megawati) mengubah sifat konstitusi kita menjadi liberal kapitalistik terutama pasal 33 menghilangkan aspek keadilan," kata Rachmawati di kediamannya Jalan Jati Padang No 54A, Jakarta Selatan, Rabu (7/12).
Hasil produk amandemen tersebut kata Rachmawati, mengakibatkan negara memiliki utang hingga Rp 40 ribu triliun. Padahal kata dia seharusnya Indonesia berdiri di atas kaki sendiri dan kedaulatan ekonomi bisa dikelola sendiri.
"(Aspek) kedaulatan ekonomi kita saat ini terlihat ada puluhan juta pekerja asing masuk. Informasi yang saya dapat dari Pangdam Jaya negara kita dipenuhi bendera asing dan itu sudah melampaui batas," sambung Rachmawati.
Kemudian lanjut dia ada yang mega korupsi BLBI yang tidak disentuh Pemerintahan Jokowi yang menyedot anggaran. Para pengemplang pajak pun tak juga tersentuh oleh pemerintah saat ini.
"Dalam aspek hukum seperti tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Keadilan hukum dalam kesenjangan sosial karena menurut saya selaku warga negara, di mana kesenjangan sosial kepada kapitalis harus kembali ke amanat konstitusi kita berkeadilan sosial. Itu lah alasan saya kenapa harus balik ke UUD," ungkap Rachmawati.
Ditambahkan dia, nyatanya proses amandemen kelima dianggap tidak sesuai dan melawan hukum karena dicatat dengan risalah bukan dalam lembar negara. Sehingga dapat dinyatakan cacat hukum.
"Proses amandemen ternyata proses tidak sesuai itu melawan hukum. Inilah produk liberal kapitalistik," tegas Rachmawati.

Tunjukkan kemahiran bemain poker anda, bersama dengan jutaan member lainnya di
1 ID bisa bermain 4 Game ( Texas Poker, Domino, Ceme dan Capsa susun). Jika anda tertarik untuk mendaftar, anda bisa mengisi kode berikut untuk memenuhi kolom referal
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Search
Popular Posts
Recent Posts
Categories
Sample Text
Blog Archive
-
▼
2016
(162)
-
▼
December
(48)
- Suap Bupati Klaten Terkait Jual-Beli Jabatan
- Pemprov Jabar Kucurkan Rp20 Miliar untuk Pembangun...
- Agus Senang Jadi Cagub DKI dan Disemangati SBY
- Menaker Sidak Buruh China Ilegal, DPR Sebut Keresa...
- Dilaporkan NasDem, Anies Ngaku Berteman Baik Denga...
- Mendadak Berhembus Wacana Reshuffle Kabinet
- Anies: Saya Temukan Kemiskinan Ekstrem di Jakarta
- Belum Nonaktifkan Ahok, Mendagri Harus Tinggalkan ...
- Berang, NasDem Minta Kubu Anies Baswedan Junjung E...
- Ahok : Menang Satu Putaran, Kita Permalukan Orang-...
- Jokowi: Gus Dur Pasti Gemes dan Gregetan Lihat Ter...
- YPP Diyakini Mampu Majukan Pendidikan Pesantren di...
- Agus Janji Tingkatkan Kesejahteraan Buruh Tapi Har...
- Aktivitas Buruh China Ilegal Bikin Rugi Indonesia
- Bahas Medsos, Menkominfo hingga Panglima TNI Gelar...
- Ahok Janji Tambah 200 RPTRA
- Dana Kampanye Ahok-Djarot Terkumpul Rp 48 miliar
- Nanti Malam, Ahok Pertama Kali Sampaikan Pidato Po...
- Ketua DPR Berbelasungkawa Atas Tewasnya Dubes Rusi...
- Ahok Terbelit Penistaan Agama, PDIP Pimpin Jakarta...
- Kubu Anies-Sandiaga Laporkan Pelanggaran Kampanye ...
- Pilgub DKI, Warga Sudah Kritis Terhadap Janji Mani...
- Idrus Marham Ingatkan Masuk Golkar Jangan Cuma Bua...
- Sylviana Murni: Kita Sedang Memperkuat Persatuan, ...
- Ani Yudhoyono Jawab Pertanyaan Kenapa Agus-Sylvi T...
- Tak Seperti Prabowo, Megawati Tak Bakal Turun Gunu...
- Ahok Janjikan Warga Tak Punya KTP DKI Bisa Berobat...
- PDIP Ngotot Revisi UU MD3 Hanya Karena Ingin Kursi...
- Ketua DPR Setya Novanto Penuhi Panggilan KPK
- Sidang Perdana Kasus Ahok Digelar Hari Ini di PN J...
- Proses Hukum Kasus Ahok Diharapkan Tak Dicemari Ur...
- PDIP Dorong Kader Perdalam Kemampuan Akademik
- Jokowi Prihatin Sikap Intoleransi Semakin Merebak ...
- Salah Satu Pendirinya Dituduh Makar, Begini Reaksi...
- Sri Bintang Pamungkas Buat Soal UAS Mahasiswa UI d...
- Kunjungi Korban Gempa Aceh, Jokowi Beri Santunan L...
- Aroma "Permainan" di Balik Pemilihan Lokasi Sidang...
- DPR Minta Polri Telusuri Rekam Jejak Penyandang Da...
- Mendagri Tjahjo Beberkan Modus Korupsi di Banyak D...
- Rachmawati: Megawati Ubah Sifat Konstitusi Jadi Li...
- Bahas Ekonomi 2017, Jokowi Nongkrong Bareng dengan...
- Tangani Kasus Ahok, Waspadai Intervensi Politik Ja...
- Setnov Puji Jokowi Karena Hadir Di Aksi Kita Indon...
- Djarot Ingatkan Pasangan Pengantin Cukup Punya Ana...
- 3 Aktivis Terduga Makar Ditahan di Polda Metro Jaya
- SBY Apresiasi Langkah Jokowi Temui Massa Aksi Dama...
- Ketua MPR Prihatin Penangkapan Ahmad Dhani Dkk
- Pesan Jokowi Untuk Massa Aksi Super-Damai 212
-
▼
December
(48)

0 comments:
Post a Comment