Saturday, December 10, 2016
On 8:28 PM by ameliatan in AGEN DOMINO QQ ONLINE, AGEN POKER, BANDAR CEME ONLINE, CAPSA SUSUN, SOLUSI JUDI POKER ONLINE TERBAIK No comments
Kasus penistaan agama yang melibatkan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama akan mulai disidang pada 13 Desember. Sidang ini akan dipimpin oleh lima hakim dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara.
Pakar Hukum dari UIN Andi Syafrani mengatakan, pengadilan akan mengungkap fakta kasus tersebut secara terbuka. Dia berharap, hakim objektif dalam mendengarkan keterangan saksi.
Andi juga berharap, kelima hakim terbebas dari intervensi dan kepentingan manapun. Terlebih, dikabarkan akan ada demo saat berlangsungnya sidang Ahok nanti.
"Dalam proses ini, Hakim harus terbebas dari opini apapun termasuk tekanan publik. Publik pun tidak boleh melakukan hal-hal yang bertujuan memengaruhi putusan hakim. Jangan sampai keadilan tercemar oleh faktor eksternal apalagi urusan politik," kata Andi saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (10/12).
Andi juga sempat mengkritisi ucapan Ahok di Kepulauan Seribu yang membawa surah Al Maidah ayat 51 beberapa waktu lali. Menurut dia, ucapan itu harus dibuktikan ada atau tidaknya niat Ahok.
"Sengaja itu kan ada niat. Niat dalam fiqih diartikan menjadi satu kesatuan dalam memenuhi syarat ibadah. Kalau tidak ada niat maka tidak ada artinya ibadah. Nah begitu ada niat harus selaras dengan perbuatan," kata Andi.
Seharusnya, kata Andi, kepolisian hanya memberi teguran kepada Ahok dalam menyikapi kasus dugaan penistaan agama itu. Teguran bisa berupa lisan atau tertulis dan diminta tidak mengulangi hal serupa di kemudian hari.
Andi menambahkan, salah besar ketika Ahok dikenakan pasal 156a KUHP bersumber dari Penetapan Presiden no 1 tahun 1965 tentang pencegahan penyalahgunaan dan atau penodaan agama.
Dalam Penpres pasal 4 menyebutkan seseorang akan dipidana maksimal lima tahun jika dengan sengaja di muka umum melakukan perbuatan permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia.
"Jangan buru-buru pakai hukum pidana. MK (Mahkamah Konstitusi) menegaskan ini harus diperhatikan proses-proses penegakan hukum dalam penpres itu seperti teguran secara tertulis, ada pembubaran kalau organisasi. Harus dikasih peringatan dulu, misalkan main bola pakai kartu kuning, bukan langsung kartu merah," papar dia.
Alumni Universitas Melbourne, Australia ini menuturkan terlalu berlebihan berbagai pihak menuding Ahok menistakan Agama Islam. Sebab, plesetan ayat-ayat suci Alquran kerap dilakukan para santri di pesantren namun tidak dipersoalkan.
"Saya sebut di pesantren kita plesetkan ayat, agama, itu tidak dianggap penodaan agama. Hanya saja ini mungkin karena aktornya tokoh politik," tuntasnya.

Tunjukkan kemahiran bemain poker anda, bersama dengan jutaan member lainnya di
1 ID bisa bermain 4 Game ( Texas Poker, Domino, Ceme dan Capsa susun). Jika anda tertarik untuk mendaftar, anda bisa mengisi kode berikut untuk memenuhi kolom referal
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Search
Popular Posts
Recent Posts
Categories
Sample Text
Blog Archive
-
▼
2016
(162)
-
▼
December
(48)
- Suap Bupati Klaten Terkait Jual-Beli Jabatan
- Pemprov Jabar Kucurkan Rp20 Miliar untuk Pembangun...
- Agus Senang Jadi Cagub DKI dan Disemangati SBY
- Menaker Sidak Buruh China Ilegal, DPR Sebut Keresa...
- Dilaporkan NasDem, Anies Ngaku Berteman Baik Denga...
- Mendadak Berhembus Wacana Reshuffle Kabinet
- Anies: Saya Temukan Kemiskinan Ekstrem di Jakarta
- Belum Nonaktifkan Ahok, Mendagri Harus Tinggalkan ...
- Berang, NasDem Minta Kubu Anies Baswedan Junjung E...
- Ahok : Menang Satu Putaran, Kita Permalukan Orang-...
- Jokowi: Gus Dur Pasti Gemes dan Gregetan Lihat Ter...
- YPP Diyakini Mampu Majukan Pendidikan Pesantren di...
- Agus Janji Tingkatkan Kesejahteraan Buruh Tapi Har...
- Aktivitas Buruh China Ilegal Bikin Rugi Indonesia
- Bahas Medsos, Menkominfo hingga Panglima TNI Gelar...
- Ahok Janji Tambah 200 RPTRA
- Dana Kampanye Ahok-Djarot Terkumpul Rp 48 miliar
- Nanti Malam, Ahok Pertama Kali Sampaikan Pidato Po...
- Ketua DPR Berbelasungkawa Atas Tewasnya Dubes Rusi...
- Ahok Terbelit Penistaan Agama, PDIP Pimpin Jakarta...
- Kubu Anies-Sandiaga Laporkan Pelanggaran Kampanye ...
- Pilgub DKI, Warga Sudah Kritis Terhadap Janji Mani...
- Idrus Marham Ingatkan Masuk Golkar Jangan Cuma Bua...
- Sylviana Murni: Kita Sedang Memperkuat Persatuan, ...
- Ani Yudhoyono Jawab Pertanyaan Kenapa Agus-Sylvi T...
- Tak Seperti Prabowo, Megawati Tak Bakal Turun Gunu...
- Ahok Janjikan Warga Tak Punya KTP DKI Bisa Berobat...
- PDIP Ngotot Revisi UU MD3 Hanya Karena Ingin Kursi...
- Ketua DPR Setya Novanto Penuhi Panggilan KPK
- Sidang Perdana Kasus Ahok Digelar Hari Ini di PN J...
- Proses Hukum Kasus Ahok Diharapkan Tak Dicemari Ur...
- PDIP Dorong Kader Perdalam Kemampuan Akademik
- Jokowi Prihatin Sikap Intoleransi Semakin Merebak ...
- Salah Satu Pendirinya Dituduh Makar, Begini Reaksi...
- Sri Bintang Pamungkas Buat Soal UAS Mahasiswa UI d...
- Kunjungi Korban Gempa Aceh, Jokowi Beri Santunan L...
- Aroma "Permainan" di Balik Pemilihan Lokasi Sidang...
- DPR Minta Polri Telusuri Rekam Jejak Penyandang Da...
- Mendagri Tjahjo Beberkan Modus Korupsi di Banyak D...
- Rachmawati: Megawati Ubah Sifat Konstitusi Jadi Li...
- Bahas Ekonomi 2017, Jokowi Nongkrong Bareng dengan...
- Tangani Kasus Ahok, Waspadai Intervensi Politik Ja...
- Setnov Puji Jokowi Karena Hadir Di Aksi Kita Indon...
- Djarot Ingatkan Pasangan Pengantin Cukup Punya Ana...
- 3 Aktivis Terduga Makar Ditahan di Polda Metro Jaya
- SBY Apresiasi Langkah Jokowi Temui Massa Aksi Dama...
- Ketua MPR Prihatin Penangkapan Ahmad Dhani Dkk
- Pesan Jokowi Untuk Massa Aksi Super-Damai 212
-
▼
December
(48)

0 comments:
Post a Comment