Tuesday, November 8, 2016
On 5:21 PM by ameliatan in AGEN DOMINO QQ ONLINE, AGEN POKER, BANDAR CEME ONLINE, CAPSA SUSUN, SOLUSI JUDI POKER ONLINE TERBAIK No comments
AgenPoker.com - Kasus dugaan penistaan agama yang menyeret Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) membuat Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Golkar memberi sinyal menarik dukungan dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta pada Februari 2017 mendatang. Dua parpol tersebut menegaskan bakal menarik dukungan jika Ahok terbukti bersalah dalam kasus tersebut.
Ketua DPP NasDem Taufiqulhadi menegaskan, NasDem akan menarik dukungan terhadap Ahok jika pada akhirnya dinyatakan bersalah. Soal desakan Ahok sebaiknya mundur, Taufiq tak mau berkomentar.
"Saya tidak bisa berbicara, tapi itu adalah hak politik seseorang (mundur atau maju di Pilgub). Kalau Ahok memang ternyata bersalah, NasDem akan menarik dukungan," kata Taufiqulhadi.
Akan tetapi, NasDem juga menghormati proses yang sedang berjalan di kepolisian. Dia tak masalah jika Ahok diperiksa polisi atas kasus yang menyulut emosi umat Islam tersebut.
"Polisi tetap proses secara hukum, karena sudah ada laporan, harus dilakukan dan tidak ada masalah untuk periksa Ahok," kata dia.
Sementara itu, Partai Golkar akan menggelar rapat membahas dukungan terhadap Ahok atas kasus dugaan penistaan agama itu. Sekretaris Dewan Pembina Partai Golkar Fadel Muhammad mengatakan pihaknya akan mengajak DPP Partai untuk rapat membahas kasus Ahok minggu depan.
"Mungkin minggu depan. Iya (bahas kasus Ahok)," kata Fadel di kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Nelly Murni, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (8/11) sore.
"Itu harus DPP yang jawab, jangan kita dewan pembina. Nanti kita akan bikin rapat tersendiri. Saya akan bikin rapat sendiri dengan DPP," sambungnya.
Di kesempatan yang sama, Anggota Dewan Kehormatan Fahmi Idris Utoyo Usman mengungkapkan imbas kasus Ahok ini, muncul desakan dari sebagian kader agar DPP Partai mempertimbangkan untuk menarik dukungan kepada Ahok di Pilgub DKI.
"Rasanya belum dibahas mengenai hal itu. Artinya masih memberi dukungan DPP ya. Tapi reaksi dari berbagai pihak sudah meminta untuk ditinjau kembali," jelasnya.
Fahmi beranggapan apabila kasus yang dituduhkan kepada Ahok bergulir ke arah yang lebih buruk, bukan tidak mungkin Golkar akan menarik dukungan.
"Bisa sekali, namanya juga politik. Kenapa sulit sih. Kemungkinan ada kalau situasi bertambah buruk," pungkasnya.
Kasus dugaan penistaan agama ini sendiri telah masuk dalam penyelidikan di Mabes Polri. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan termasuk Ahok pada Senin (7/11) kemarin.
Pekan depan, penyelidikan kasus itu memasuki gelar perkara terbuka dengan menghadirkan sejumlah saksi termasuk pihak terlapor dan pelapor. Usai gelar perkara terbuka kasus tersebut bakal ditentukan akan ditindaklanjuti atau tidak.
Tunjukkan kemahiran bemain poker anda, bersama dengan jutaan member lainnya di
1 ID bisa bermain 4 Game ( Texas Poker, Domino, Ceme dan Capsa susun). Jika anda tertarik untuk mendaftar, anda bisa mengisi kode berikut untuk memenuhi kolom referal
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Search
Popular Posts
Recent Posts
Categories
Sample Text
Blog Archive
-
▼
2016
(162)
-
▼
November
(39)
- Cerita Sri Mulyani Dibalik Penyusunan Neraca Aset ...
- Giliran Ketum PAN Makan Siang Bersama Jokowi
- Kekayaan Ahok Rp.25 Miliar, Ini Daftar Lengkapnya
- Agus : Saya Bukan Orang Pandai Obral Janji, Tapi A...
- Kemenkeu Sebut PNBP Minyak Rendah, Pajak Jadi Tump...
- Safari Politik Presiden Jokowi Dianggap Menyejukkan
- Presiden Jokowi Belum Terima Laporan Permohonan Gr...
- Ketua MPR Sebut Demokrasi Di Jakarta Terganggu Aki...
- Terima Aduan Warga Di Rumah Lembang, Ahok Di teman...
- Lobi Politik 'Meja Makan' Jokowi Mantra Kekuasaan ...
- Soal Novanto Ketua DPR, Demokrat: Itu Hak Golkar, ...
- Barekrim Limpahkan Kasus Ahok , Sebut Pendemo Baya...
- Didukung Ibu-Ibu, Djarot Sebut Tidak Ada Alasan Un...
- Dari Ormas Betawi Hingga Selebriti Dukung Ahok -Dj...
- Hanya Status Terpidana Yang Bisa Menghentikan Lang...
- Hadiri Doa Bersama, Kapolri Berjanji Bakal Kawal K...
- Penjualan Rokok Kretek Sampoerna Turun 0,8%
- Hari Ini, TNI, Polri dan Masyarakat Gelar Doa Bers...
- Sampoerna Anggarkan Capex Rp1 Triliun Tahun Depan
- Tak Tarik Dukungan, Setya Novanto Hanya Minta Ahok...
- Plt Gubernur DKI Serahkan Kasus Anas Effendi ke Ba...
- Desmond: Penetapan Ahok Tersangka Terkesan Hindari...
- Jaksa Agung dari Parpol, ICW Khawatirkan Dua Hal Ini
- Menteri PMK Minta Semua Pihak Hormati Keputusan Po...
- AHOK TERSANGKA: Gerindra Apresiasi Ahok Jadi Tersa...
- Kecurigaan Timses Ahok - Djarot Diserang Biar Jeblok
- PBNU Sentil Jokowi, Jangan Saat Genting Saja Silat...
- Wahidin Halim Kampanye di Tiga Lokasi di Serang
- Kerap Ditolak Warga, Jubir Ahok-Djarot Minta Bawas...
- Canda Ahok Saat Disamakan Dengan Donald Trump
- Dikabarkan Dukung Agus - Sylvi, Ini Kata Pimpinan FPI
- Jokowi Undang Kiai & Ulama Diskusi Sambil Lesehan ...
- Timses Tegaskan Tak Terlibat Iklan PPP Djan Dukung...
- Parpol Pendukung Mulai Beri Sinyal Tinggalkan Ahok
- Begini Salam Tengkorak Anggota TNI Pada Agus Yudho...
- Timses Setuju Ahok Tidak Jadi Mundur Dari Pilgub DKI
- Jokowi: Saat Ini Negara Sudah Dalam Kondisi Baik
- Ahok: Saya Tidak Akan Mundur, Kalau Salah Silahkan...
- Tim Pemenangan Agus-Sylvi : Jika Ahok Mundur, Pers...
-
▼
November
(39)


0 comments:
Post a Comment