Thursday, January 5, 2017
On 9:27 PM by ameliatan in AGEN DOMINO QQ ONLINE, AGEN POKER, BANDAR CEME ONLINE, CAPSA SUSUN, SOLUSI JUDI POKER ONLINE TERBAIK No comments
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didesak mencabut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku di Polri. PP itu menjadi dasar naiknya tarif pengurusan STNK dan BPKB.
"Seharusnya Presiden Jokowi jangan lagi mempertanyakan kenaikan STNK ini. PP Nomor 60 Tahun 2016 harus dicabut secara langsung oleh Presiden," kata Koordinator Centre Budget Analysis (CBA) Ucok Sky Khadafi kepada Okezone, Jumat (6/1/2017).
Menurutnya, kenaikan tarif pengurusan STNK dan BPKB semakin membuat masyarakat sengsara di tengah kondisi perekonomian yang serba sulit.
"Rakyat pusing tujung tujuh keliling dan tambah sengsara gara-gara Presiden Jokowi kerjanya hanya mempertanyakan," tukasnya.
Awal tahun ini masyarakat dikejutkan dengan kenaikan tarif biaya pengurusan STNK dan BPKB tiga kali lipat berdasarkan PP Nomor 60 Tahun 2016.
"Harga seperti cabai, naiknya harga BBM, dan akan naiknya tarif listrik itu kan sudah membuat rakyat susah," tambahnya.
Kenaikan biaya pengurusan STNK dan BPKB resmi berlaku mulai hari ini. Dalam PP Nomor 60 Tahun 2016 terdapat penambahan jenis PNBP seperti tarif pengesahan STNK, penerbitan nomor registrasi kendaraan bermotor pilihan, STRP dan TNRP (lintas batas) dan penerbitan SIM golongan C1 dan C2.

Tunjukkan kemahiran bemain poker anda, bersama dengan jutaan member lainnya di
1
ID bisa bermain 4 Game ( Texas Poker, Domino, Ceme dan Capsa susun).
Jika anda tertarik untuk mendaftar, anda bisa mengisi kode berikut untuk
memenuhi kolom referal
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Search
Popular Posts
Recent Posts
Categories
Sample Text
Blog Archive
-
▼
2017
(100)
-
▼
January
(42)
- Patrialis Akbar Tersangka, MK Gelar Pertemuan deng...
- Polda Metro akan Periksa Habib Rizieq, Bachtiar Na...
- Antasari Azhar Diharapkan Dapat Bantu KPK Bongkar ...
- Anies: Hanya Kecurangan yang Bisa Mengalahkan Kita!
- Anies Masih Geli Ingat Sylvi Sibuk Menguraikan Lup...
- Dengan 'Kekuatan' Para Ibu, Djarot Yakin Menang Sa...
- Habibie titipkan demokrasi Jakarta pada Anies - Sandi
- SBY, Megawati, dan Prabowo Bakal Ketemu di Debat P...
- Wapres JK Prihatin Hakim MK Patrialis Akbar Tertan...
- Anies Ogah Dianggap Ikut-ikutan Ahok-Djarot Temui ...
- PDIP dukung Antasari minta SBY ungkap kasus ketimb...
- Grasi Dikabulkan Jokowi, Antasari Azhar Bebas Murni
- Datangi Sidang Ahok, Munarman Tolak Bicara Kasus D...
- Sri Mulyani Lantik Inspektur Jenderal Wanita Perta...
- Ikut Kejuaraan Memanah, Jokowi: Saya Ingin Memotiv...
- Hadiri Pelantikan Trump, Bukti Hary Tanoe Tokoh In...
- Pasek Yakin Tridianto Bikin Suara Hanura Meningkat
- Hanura: Gerbong Anas Darah Segar bagi Partai
- Rencana Pertemuan SBY-Jokowi Diatur Pihak Kedua
- Pagi Ini Bareskrim Panggil Sylviana Murni
- Ini Reaksi PDIP Perihal Golkar Usung Jokowi di Pil...
- Bawaslu Wacanakan Intelijen Awasi Pemilu
- Percaya, Ahok udah jadi Basuki Tjahaja Purnama yan...
- DPR bakal bahas soal Rizieq vs Kapolda Jabar dan M...
- PDIP Klaim Ahok Tak Terpancing Emosinya Mesti Dite...
- Ahok Nilai Debat Perdana Cenderung Bangun Opini Ya...
- Ini Jawaban Ahok Disentil Agus Jangan Pilih Pemimp...
- Tak Tepat PKB Serta Gerindra Minta Jatah & tambah ...
- Demokrat Setengah Hati Berikan Kursi Pimpinan DPR ...
- Gerindra Sebut Usulan Ambang Batas Nol Persen Perm...
- Hary Tanoe Lantik Pengurus 430 DPRt Perindo Bojone...
- Sambangi DPR, Habib Rizieq Curhat Masalah NKRI ke ...
- Prabowo Subianto Sambangi Korban Gusuran Pemprov D...
- Pemerintahan Jokowi Tak Kompak Soal Kenaikan Biaya...
- Bawaslu Ingatkan Cagub-Cawagub, Debat Pilgub DKI T...
- Anies Pastikan Sarana Dan Kualitas Pendidikan Baik
- Pedasnya Timses Anies Sindir Agus Yudhoyono Tak Ku...
- Presiden Jokowi Didesak Cabut PP Kenaikan Biaya ST...
- Kasus Dinasti Politik Marak, KPK Bidik Pejabat Dae...
- DPR Minta Polri Sesuaikan Layanan Dengan Kenaikan ...
- Spanduk Kampanyenya Dirusak, Anies Bakal Lapor Baw...
- Hindari Praduga di Masyarakat, Sidang Kasus Ahok S...
-
▼
January
(42)
0 comments:
Post a Comment