Friday, October 28, 2016
On 7:58 AM by ameliatan in AGEN DOMINO QQ ONLINE, AGEN POKER, BANDAR CEME ONLINE, CAPSA SUSUN No comments
AgenPoker.com - Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond Junaidi Mahesa menduga dokumen tim pencari fakta (TPF) tewasnya aktivis HAM Munir Said Thalib sengaja dihilangkan oleh pemerintahan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Di Setneg enggak ada, di TPF enggak ada. Kita bilang enggak sengaja? Enggak mungkin. Berarti ini menghilangkan, dihilangkan. Siapa yang berkuasa? Rezim SBY," kata Desmon di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (24/10).
Desmond juga menyinggung soal sikap SBY yang sedikit reaktif atas tudingan sejumlah pihak yang menyebut dokumen TPF hilang di era pemerintahan pimpinan Partai Demokrat tersebut. Menurut dia, SBY seharusnya tidak perlu berbicara panjang lebar jika dokumen itu masih ada.
"Kalau dia (SBY) jawabnya ada tapi dokumennya masih ada ngapain juga dia ngomong. Satu kalimat aja SBY ngomong bahwa dokumen aslinya masih ada di TPF, silakan Setneg minta lagi ke TPF. Kan enggak ada masalah," cetus Desmon.
Politikus Gerindra ini tak mempersoalkan jika dokumen itu hilang dari tempat penyimpanan berkas Setneg asalkan TPF masih menyimpan dokumen tersebut.
Namun, jika TPF ikut-ikutan menyatakan dokumen hilang, menurut Desmond hal yang wajar jika semua pihak termasuk dirinya menaruh curiga besar adanya skandal atas hilangnya dokumen tersebut.
"Hilangnya di Setneg enggak ada masalah, asal di timnya masih ada. Yang skandal besar di tim enggak ada, di Setneg enggak ada," ucap dia. Berarti ada skandal besar untuk hilangkan ini. Ini tanggung jawab siapa. Tanggung jawab pemerintah di mana pemerintah saat dokumennya hilang," pungkas Desmond.
Tunjukkan kemahiran bemain poker anda, bersama dengan jutaan member lainnya di
1 ID bisa bermain 4 Game ( Texas Poker, Domino, Ceme dan Capsa susun). Jika anda tertarik untuk mendaftar, anda bisa mengisi kode berikut untuk memenuhi kolom referal
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Search
Popular Posts
Recent Posts
Categories
Sample Text
Blog Archive
-
▼
2016
(162)
-
▼
October
(29)
- Desmond Mahesa Sebut Dokumen TPF Munir Sengaja Dih...
- Desmond Mahesa Sebut Dokumen TPF Munir Sengaja Dih...
- Cagub-Cawagub Banten Dikawal 14 Personil Kepolisian
- Ahmad Dhani Dapat Nomor Urut 2 Di Pilkada Kabupate...
- Rapat Pleno Pengundian Nomor Urut Resmi Dibuka KPU...
- Demokrat Sebut Kekuatan PPP Dibawa Lulung Untuk Du...
- DPR Minta Pemerintah Serahkan Draf UU Pemilu Sebel...
- Warga Puji Program Ahok, Begini Reaksi 'Spontan' A...
- Tri Rismaharini Menangis Terima Penghargaan di For...
- Megawati Terjun Ke Dunia Politik Karena Bujuk Rayu...
- Komnas HAM: Penggusuran di Jakarta Melanggar HAM
- Ikut Demo Ahok, Amien Rais & Habiburokhman Dinilai...
- Bongkar Pasang Menteri, Jokowi Dinilai Tak Jelas &...
- Presiden Jokowi Serukan Stop Pungutan Liar
- Setuju Megawati, Hanura Ingin Ahok Bicara Seperlun...
- PAN: Bupati Sampai Presiden Tak Boleh Gunakan SARA...
- Tanggapan Menko Darmin Soal Pungli di Kemenhub
- Agus Yudhoyono: Kalau Kalah Terhormat, Jangan Ada ...
- Fahira Idris Sindir Ahok: Kalau Dia Tidak Mengerti...
- Kubu Agus-Sylvi Pastikan Tak Ada 'Main Mata' Denga...
- Elektabilitas Ahok Turun Karena Gaya Komunikasi Ya...
- Djan Faridz Pertanyakan Usulan PPP Soal Capres Ora...
- Polemik Surat Al Maidah, Ini Penjelasan Ahok
- Kecemasan Nasdem Jika Setya Novanto Kembali Jadi K...
- Tim Sukses Anies-Sandi Akui Belum Memiliki Visi Mi...
- Empat Paslon Pilkada Kota Batu Lolos Tes Kesehatan
- KPU Bakal Biayai Seluruh Dana Kampanye Di Pilgub D...
- Mardani Sebut Penggusuran Masa Jokowi Lebih Manusi...
- Nusron: Jakarta Butuh Ahok yang Gendeng, Bukan Pem...
-
▼
October
(29)


0 comments:
Post a Comment